BOGOR – Demi membekali dan memperluas wawasan yang lebih professional mengenai Keamanan Jaringan kepada para Murid, SMK Amaliah 1 Ciawi melaksanakan Kunjungan Industri ke Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kawasan Sains dan Teknologi Samaun Samadikun Bandung pada Selasa (4/11/2025) lalu.
Kunjungan kali ini diikuti oleh 82 Murid dari Konsentrasi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan dan didampingi oleh 14 Guru. Kedatangan SMK Amaliah 1 Ciawi disambut hangat oleh tim BRIN Samaun Samadikun Bandung.
Pada kesempatan kali ini, para Murid mendapatkan kesempatan untuk memperluas pemahaman mereka mengenai Kecerdasan Artifisial dan Keamanan Siber yang menjadi topik riset utama saat ini di BRIN.
Akbari Indra Basuki, narasumber BRIN pada kegiatan ini menyampaikan pengalamannya kepada para Murid mengenai pentingnya keamanan siber (ciber security) di era digital saat ini. Para Murid juga diperkenalkan dengan berbagai sistem keamanan jaringan, simulasi serangan siber, serta langkah pencegahan serta penanganan kebocoran data yang menjadi tantangan utama di dunia industri teknologi.
Kunjungan industri dilaksanakan sebagai salah satu upaya sekolah untuk mengurangi ketidaksesuaian keterampilan di dunia pendidikan dan yang sebenarnya dibutuhkan di industri, seperti yang disampaikan oleh Tisna Sudrajat, Kepala SMK Amaliah 1.
“Melalui kunjungan seperti ini, kami berupaya mengurangi ketidaksesuaian keterampilan antara yang diajarkan di sekolah dengan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan di industry. Murid kami harus mengenal langsung dunia kerja, teknologi terbaru, dan etos professional agar siap bersaing di era digital” ungkap Tisna.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program pembelajaran berbasis link and match antara SMK Amaliah dan Dunia Industri, dimana peserta didik dapat memahami teori maupun praktik dan tantangan di dunia kerja yang sebenarnya. Dengan adanya kunjungan industri ini, diharapkan bisa meningkatkan motivasi belajar pada murid.
Penulis: Selvia Safitri